Assalamu'alaikum ... Se Adikku
sejak kepergianku mungkin ini adalah surat pertama yang khusus ku tujukan untukmu.
sampai disini aku tak bisa menulis kalimat berikutnya.
di saksikan burung-burung yang berterbangan di angkasa akhirnya menyadarkan tentang rindu yang kau tancapkan kedalam jiwamu atasku ..
Se ... Adikku !!
sejujurnya aku sangat terharu dan ingin memelukmu seperti dulu .. Namun jarak menyadarkanku akan hadirmu yang tak mungkin hadir dalam dekapan ..
Masih di temani percikan Air hujan yang jatuh ke tanah berdebu, ku gali rasa yang ku tutupi, bahwa diriku ingin mengucapkan terima kasih kepadamu karna rasa sayang mu kepada ku ... yang kadang tak ku sadari dan kumengerti, bagaimana kau sangat menyukaiku dan menyayangiku ???...
Adikku ...
terkadang saat memandangmu dan lainnya, mata ku sering ku alihkan, bukan karena bosan menatap raut kalian yang ceria dengan mata berbinar karena hadirku, tapi karena sedih dan malu, karna aku tak sebaik apa yang ada dalam fikiran kalian ..
Namun rasa kasih dan keinginan hati melihat kalian menjadi orang-orang yang Pintar dan Berhasil nantinya (amin). kisah kita untuk sementara ku tenggelamkan ... kadang rasa rindu menghampiriku, ku ingin berada di samping kalian .. bersama kau dan Lainnya.
Namun segera kutepis, aku takut rasa rindu akan membangunkan aku dari mimipi-mimipi ku tentang kita yang bersama melayari samudra Ilmu (obat tidur ku telan paksa)
Masih banyak yang ingin ku sampaikan namun waktu menghentikan detak jantungku yang mulai melemah karena rindu yang menggelora ... kusudahi surat ini dengan harapan , Saat ku pulang kau dengan bangga berlari kepadaku dan mengatakan kepada orang-orang yang menatap kita,
Ucapmu ..
Dia Kakakku !!